Laporan Realisasi APBDes Desa Semen 2025

Desa Semen, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar menutup Tahun Anggaran 2025 dengan catatan kinerja keuangan yang relatif solid. Berdasarkan Laporan Realisasi APBDes, total pendapatan desa melampaui target, sementara belanja terkendali dan menghasilkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) sebesar Rp29,8 juta.

Laporan yang ditandatangani Kepala Desa Puryanto pada 15 Januari 2026 itu menunjukkan tata kelola fiskal desa berjalan sesuai rencana, bahkan mencatat efisiensi pada sejumlah pos belanja.

Total pendapatan Desa Semen pada 2025 dianggarkan sebesar Rp2.329.268.104,00, dan terealisasi Rp2.331.065.630,57. Artinya, terdapat kelebihan realisasi sebesar Rp1.797.526,57.

Komponen pendapatan terbesar masih berasal dari transfer pemerintah pusat dan daerah:

  • Dana Desa: Rp1.241.506.000,00 (100% terealisasi)

  • Alokasi Dana Desa (ADD): Rp699.701.500,00 (100% terealisasi)

  • Pendapatan Asli Desa (PADes): Rp274.500.000,00 (100% terealisasi)

  • Bagi Hasil Pajak & Retribusi: Rp112.060.604,00 (100% terealisasi)

  • Pendapatan Lain-lain: Dianggarkan Rp1.500.000,00 dan terealisasi Rp3.297.526,57

Kelebihan pendapatan terutama berasal dari pos pendapatan lain-lain yang melampaui target hampir dua kali lipat.

Secara struktur, ketergantungan terhadap dana transfer masih dominan. Dana Desa dan ADD menyumbang lebih dari 80 persen total pendapatan desa. Sementara itu, PADes sebesar Rp274,5 juta menjadi indikator penting kemampuan desa menggali potensi ekonomi lokal.

Di sisi belanja, anggaran sebesar Rp2.111.447.448,72 terealisasi Rp2.083.432.160,33. Artinya terdapat efisiensi sebesar Rp28.015.288,39.

Rinciannya:

  1. Penyelenggaraan Pemerintahan Desa

    • Anggaran: Rp1.023.980.151,94

    • Realisasi: Rp1.016.207.480,33

    • Efisiensi: Rp7.772.671,61

  2. Pelaksanaan Pembangunan Desa

    • Anggaran: Rp771.016.525,00

    • Realisasi: Rp754.362.480,00

    • Efisiensi: Rp16.654.045,00

  3. Pembinaan Kemasyarakatan

    • Anggaran: Rp155.151.896,78

    • Realisasi: Rp151.792.700,00

    • Efisiensi: Rp3.359.196,78

  4. Pemberdayaan Masyarakat

    • Anggaran: Rp35.298.875,00

    • Realisasi: Rp35.069.500,00

    • Efisiensi: Rp229.375,00

  5. Penanggulangan Bencana/Darurat

    • Anggaran: Rp126.000.000,00

    • Realisasi: Rp126.000.000,00

    • Terealisasi penuh

Pos terbesar masih pada penyelenggaraan pemerintahan desa, yang menyerap hampir separuh belanja. Sementara sektor pembangunan desa menjadi prioritas kedua, mencerminkan fokus pada infrastruktur dan fasilitas publik.

Menarik dicermati, pos penanggulangan bencana/darurat terealisasi 100 persen. Ini menunjukkan desa tetap menyiapkan anggaran antisipatif untuk kondisi tak terduga.

Dari sisi operasional, desa mencatat surplus anggaran sebesar Rp247.633.470,24, lebih tinggi dibandingkan proyeksi awal Rp217.820.655,28.

Dalam struktur pembiayaan:

  • Penerimaan Pembiayaan: Rp32.179.344,72

  • Pengeluaran Pembiayaan: Rp250.000.000,00

  • Pembiayaan Netto: (Rp217.820.655,28)

Setelah dikalkulasi, Desa Semen menutup tahun dengan SILPA sebesar Rp29.812.814,96.

SILPA ini dapat dimaknai sebagai ruang fiskal yang masih tersedia dan dapat dimanfaatkan pada tahun anggaran berikutnya sesuai ketentuan perundang-undangan.

Download banner =>>