
BLITAR, 25 Juli 2026 – Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Semen, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, terus mengembangkan sektor pertanian sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Sejak berdiri pada 2013, kelompok ini aktif mengelola berbagai kegiatan budidaya tanaman, pengelolaan hasil panen, hingga pengembangan usaha ekonomi berbasis pertanian.
Saat ini, KWT Desa Semen memiliki 26 anggota aktif yang terlibat dalam berbagai kegiatan pertanian secara berkelanjutan. Selain membudidayakan berbagai komoditas, berbagai anggota juga rutin melakukan perawatan tanaman melalui pengendalian hama dan penyakit secara rutin, serta pembuatan pupuk organik dari sisa sampah rumah tangga guna menjaga kualitas hasil panen dan pemanfaatan limbah rumah tangga secara menyeluruh.
Pada tahun 2026, KWT memfokuskan pengembangan komoditas unggulan yang dikembangkan adalah Nanas Banasari, varietas khas Desa Semen yang telah memperoleh status varietas paten. Namun, budidaya nanas saat ini menghadapi tantangan berupa serangan virus yang hingga kini masih menjadi perhatian para petani karena belum ditemukan penanganan yang efektif.
Ketua dan anggota KWT juga menerapkan pengelolaan keuangan kelompok secara mandiri. Sebagian hasil panen dialokasikan untuk kas desa, sedangkan sisanya dikelola sebagai kas KWT yang berasal dari swadaya hasil pertanian. Dana tersebut dimanfaatkan untuk mendukung operasional kelompok sekaligus pengembangan berbagai kegiatan produktif.
Tidak hanya mengandalkan penjualan hasil panen, KWT Desa Semen juga mengembangkan berbagai sumber pendapatan. Melalui Pos Lorek, masyarakat dapat membeli hasil pertanian dan bibit tanaman. Fasilitas tersebut juga menyediakan layanan simpan pinjam sebagai akses permodalan bagi anggota KWT yang ingin mengembangkan usaha kecil maupun kegiatan berdagang.
Dalam mendukung peningkatan nilai tambah produk pertanian, KWT memiliki bangsal pasca panen beserta peralatan pengolahan yang dimanfaatkan untuk memproduksi berbagai jenis olahan salah satunya adalah kripik sayur. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing hasil pertanian sekaligus membuka peluang usaha baru bagi para anggota.
Melalui berbagai program yang dijalankan, Kelompok Wanita Tani Desa Semen tidak hanya berperan dalam meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan perempuan desa melalui penguatan ekonomi berbasis potensi lokal. Dengan semangat gotong royong dan kemandirian, KWT terus berupaya mengembangkan inovasi agar sektor pertanian Desa Semen semakin berdaya saing dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas anggota, KWT Desa Semen bekerja sama dengan Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya 2026 Kelompok 58 menyelenggarakan sosialisasi budidaya jagung. Kegiatan ini membahas tahapan budidaya jagung secara menyeluruh, mulai dari pemilihan bibit unggul, persiapan dan pengolahan lahan, teknik penanaman, pemeliharaan tanaman, pengendalian hama dan penyakit, hingga proses panen.
Sosialisasi berlangsung secara interaktif melalui sesi pemaparan materi dan diskusi, sehingga para peserta dapat bertukar pengalaman mengenai praktik budidaya jagung serta berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat transfer pengetahuan antara mahasiswa dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kapasitas anggota KWT dalam menerapkan praktik budidaya jagung yang lebih efektif dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, KWT Desa Semen diharapkan semakin mampu meningkatkan produktivitas pertanian serta mendukung pengembangan sektor pertanian berbasis potensi lokal.
Blitar, 25 Juli 2026
Panitia Pelaksana
Program Mahasiswa Membangun Desa (MMD)
Universitas Brawijaya
Penulis: Muhammad Rafa Al-Fatih Nasution, Fathia Khairuzzahra
Dosen Pembimbing Lapang (DPL): Dr. Ria Dewi Andriani, S.Pt., M.Sc., M.P.


1 komentar
fulan Selasa, 4 Agu 2026
mantapp