Semen, Gandusari – Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya menggelar Workshop Edukasi Literasi bertajuk “Le Petit Voyageur” bagi anak-anak Usia Dini (TK) di Desa Semen, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Kegiatan yang menjadi salah satu dari 14 program kerja utama kelompok MMD UB di Desa Semen ini dilaksanakan dalam dua kali pertemuan interaktif pada bulan Juli 2026.

Mengusung konsep belajar sambil bermain, program kerja ini dirancang untuk menumbuhkan minat baca, mengenalkan wawasan internasional, serta menanamkan karakter dan etika dasar sejak dini kepada anak-anak di Desa Semen.

Pertemuan Pertama (16 Juli 2026): Penanaman Etika dan Pengenalan Budaya Internasional
Pada pertemuan awal yang berlangsung Kamis (16/7/2026), anak-anak diajak memahami pentingnya sikap sopan santun dalam kehidupan sehari-hari, khususnya penggunaan tiga kata kunci: terima kasih, tolong, dan maaf.

Uniknya, materi etika ini dipadukan dengan pengenalan bahasa Prancis dasar yang setara dengan kata-kata sopan santun tersebut. Tak hanya belajar bahasa, para siswa TK di Desa Semen juga diajak menjelajahi Negara Prancis secara visual melalui pengenalan bendera, bangunan terkenal, kuliner khas, hingga nama-nama warna dalam bahasa Prancis. Suasana belajar ditutup dengan kegiatan mewarnai bersama yang disambut penuh antusias oleh para peserta.

Pertemuan Kedua (20 Juli 2026): Dongeng Fabel dan Penerapan Read-Aloud
Lanjutan workshop dilaksanakan pada Senin (20/7/2026) dengan fokus pada literasi naratif. Pada sesi ini, mahasiswa MMD UB menyajikan pemutaran video fabel klasik Prancis yang terkenal, yakni kisah Semut dan Belalang, yang telah dikemas dalam bahasa Indonesia agar mudah dipahami oleh anak-anak.

Melengkapi kegiatan penayangan cerita, dilaksanakan pula sesi Membaca Nyaring (Read-Aloud). Langkah ini diintegrasikan sebagai bentuk dukungan terhadap arahan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI dalam menggalakkan metode membaca nyaring guna meningkatkan perkembangan bahasa, imajinasi, serta daya tangkap anak sejak usia dini.

Melalui Workshop Edukasi Literasi “Le Petit Voyageur” ini, diharapkan anak-anak usia dini di Desa Semen tidak hanya mendapatkan wawasan baru mengenai etika dan budaya luar, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang gemar membaca dan memiliki karakter yang santun.